Pertemuan Berharga

Bismillahirrahmanirrohim...

Jumat, 28 Feberuari kemarin adalah jumat ketiga kami memulai kembali kegiatan rutinan membaca Rotibul Haddad dari musholla satu ke musholla yang lain di Desa kami.
Alhamdulillah jumat kali ini kami dipertemukan langsung dengan kader ANSOR angkatan lawas, yakni pengasuh musholla yang kami tempati membaca Rotib bersama. Pak Hos, begitu masyarakat biasa memanggilnya. Beliau adalah kader ANSOR di masa KHR. As'ad Syamsul Arifin masih megasuh PP. Salafiyyah Syafi'iyyah Sukorejo Situbondo yang sekarang diasuh oleh cucu beliau, Kiai Azaim Ibrahimy.
Cara beliau menyambut kami, mencerminkan rasa cinta beliau akan perjuangan. Perjuangan yang jangan sampai putus. Walau nyawa sebagai taruhannya. Karena beliau tahu berjuang di ANSOR adalah perjuangan fiddunya wal akhirah. Adalah perjuangan dunia juga akhirat.
"Senneng bule cong", begitu kata berkali. Bahkan beliau menawarkan, kami membaca Rotibul Haddad di Musholla asuhan beliau setiap jumat. "Nanti jika kehabisan jatah musholla, jangan sungkan-sungkan untuk kembali membaca Rotibul Haddad di sini", beliau menawarkan lagi.
Banyak sekali yang beliau amanatkan kepada kami, terutama kami sebagai ANSOR, benteng para ulama. Kami diberi amalan yang diijazah langsung olwh Kiai As'ad sewaktu Pak Hos aktif di ANSOR dulu.
Bismillaahilladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fissama'i wa huwassamii'ul 'aliim", Pak Hos melafalkan amalan yang diijazah langsung Kiai As'ad. Lafadz ini juga terdapat dalam Rotibul Haddad yang secara rutin kami bacakan bersama setiap 2 minggu sekali.
Pak Hos juga berpesan, sholat 5 waktu kita harus terus diperkokoh. Karena sebagai benteng ulama kita juga harus menjadi contoh bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penegakan tiang agama yakni sholat.
Terakhir Pak Hos juga menawarkan amalan-amalan yang biasa dimiliki kader-kader ANSOR semasa beliau bahkan sebelumnya. Sebagai kader ANSOR kita harus tangguh. ANSOR adalah pendekar. Maka menjadi ANSOR harus tangguh luar-dalam. Sebagaimana yang ditulis sahabat kita ini, Afif Fuad S.
Sebelum mengakhiri pertemuan berharga itu, seperti yang kita sepakati pertemuan kemarin, kami memberi sedikit kenang-kenangan untuk musholla yang sudah kita tempati. Serah terima kami berikan langsung Pak Hos sebagai pengasuh musholla tersebut.
Alhamdulillah.
Semoga langkah kita senantiasa diridhoi Allah dan tak lepas dari bimbingan para Muassis NU. Amiiin.





Komentar