Alhamdulillah...
GP ANSOR RANTING SUMBERANYAR sebagai bagian kecil dari ormas terbesar Nusantara, Nahdlatul Ulama', merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga tradisi-tradisi ke-NU-an. Salah satunya apa yang diwasiatkan KHR. As'ad Syamsul Arifin sebagai salah satu tokoh penting sang mediator berdirinya Nahdlatul Ulama'. https://www.nu.or.id/post/read/99038/kh-asad-syamsul-arifin-mengomando-santri-hingga-preman Kiai As'ad dalam lima wasiatnya salah satunya ialah "istiqomah baca Rotibul Haddad". Atas dasar ini alhamdulillah kami GP ANSOR SUMBERANYAR mengistiqomahkan kembali merawat tradisi NU membaca Rotibul Haddad setiap hari jumat berpindah kesetiap masjid di sekitar Desa Sumberanyar, kali ini di Dusun Sekarputih.
Bertepatan dengan Harlah NU yang ke 94, Jumat 31 Januari 2020. Meneguhkan Kemandirian NU Untuk Perdamaian Dunia. https://www.nu.or.id/post/read/115944/31-januari--pbnu-gelar-peringatan-harlah-ke-94-nu-versi-masehi Alhamdulillah rutinitas membaca Ratibul Haddad mampu kembali kami laksanakan.
Setiap anggota dari ANSOR BANSER maupun DENWATSER dituntut saling bekerja sama dengan baik, meski tidak dalam instruksi langsung. Kami yang sama-sama mengabdi untuk masyarakat atas nama NU yang dituntut untuk selalu ikhlas. Karena kesibukan masing-masing anggota yang beragam, mulai dari petani, nelayan, buruh bayaran, tukang bangunan dan kesibukan tambahan mencari rumput maka kerja sama dan saling mengerti adalah wajib agar rutinitas menjaga tradisi tetap berjalan meski tak semua anggota hadir.
Namun disadari atau tidak dalam diri setiap anggota ada jiwa (ruh) yang selalu mampu menggerakkan. Mampu menggerakkan kaki kami melangkah, mampu menggerakkan ketangkasan berpikir kami, bahkan mampu menggerakkan jempol kami untuk terus menebar kedamai-sejukan dalam negeri yang kami cintai. Lebih jauh lagi menebar rahmat untuk alam semesta.
Inilah bukti bahwa kami dipilih muassis NU, yang tak hanya selesai sampai terpilih namun terus dibimbing secara batin, agar tak keluar dari cita-cita para muassis NU.
Dengan cara yang sangat-sangat sederhana kami menjaga tradisi NU, semoga kami selalu dalam ridho Allah. Amin.

Komentar
Posting Komentar