Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan bismillah yg dilafalkan maupun yg sudah tertanam dalam hati kami GP ANSOR dan BANSER beserta DENWATSER RANTING SUMBERANYAR yang hadir juga Ketua PAC BANYUPUTIH sahabat Halim bersama sahabat Afif selaku Pengkaderan, tak ketinggalan juga hadir sahabat Sugiono selaku KASATKORYON BANYUPUTIH, memulai kembali rutinitas bersilaturrahmi, berkumpul, berembuk dan kembali saling memotivasi sesama kader NU pada malam rabu, 28 Januari 2020 di kediaman Ketua GP ANSOR SUMBERANYAR sahabat Taufiq.
Alhamdulillah, malam itu serasa rindu terbayar. Suasana yang sudah beberapa bulan hilang entah kemana. Akhirnya mampu kembali, kembali memberi semangat untuk kembali berkhidmat. Kembali mengabdi.
Mungkin banyak sekali uneg-uneg berserakan bahkan juga rindu. Akhirnya malam itu kembali ditata perlahan satu demi satu.
Malam itu tak banyak yang kami rembukkan, setelah beberapa sambutan lalu dibuka tanya jawab oleh sahabat Dhofir selaku moderator.
Ada beberapa poin penting yang perlu terus kita ingat bahkan wajib diingat, salah satunya ialah apa yang sahabat Afif sampaikan. Bahwa kita sebagai kader ANSOR yang berkhidmat di dalamnya adalah manusia pilihan, pilihan para muassis NU. Karena banyak diluar sana yang lebih pintar, lebih mampu namun tidak turut bergabung dalam GERAKAN PEMUDA ANSOR. Itu karna bukan mereka yang terpilih tapi kita, kitalah pilihan para muassis NU. Kita adalah pilihan Hadhrotussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, dipilih untuk satu jalan bersama beliau, dipilih agar dipermudah jalan menuju-Nya dengan jalan ANSOR. Begitu juga kita adalah pilihan KH. Abdul Wahab Hasbullah, dipilih untuk bergerak bersama, dalam satu komando untuk kemaslahatan ummat, lebih jauh lagi bergerak bersama satu jalan satu komando dalam mencapai rahmatan lil'alamin.
Ini adalah nikmat luar biasa yang patut kita syukuri sebagai Kader ANSOR. Sebagai bentuk rasa syukur kami, semoga ini menjadi titik balik pengabdian kami untuk kemaslahatan ummat dan islam yang rahmatan lil 'alamin sebagaimana yang baginda Rasul SAW cita-citakan, amiin.
Terpilihnya kami adalah titik balik pengabdian kami. Semoga istiqomah.
Dengan bismillah yg dilafalkan maupun yg sudah tertanam dalam hati kami GP ANSOR dan BANSER beserta DENWATSER RANTING SUMBERANYAR yang hadir juga Ketua PAC BANYUPUTIH sahabat Halim bersama sahabat Afif selaku Pengkaderan, tak ketinggalan juga hadir sahabat Sugiono selaku KASATKORYON BANYUPUTIH, memulai kembali rutinitas bersilaturrahmi, berkumpul, berembuk dan kembali saling memotivasi sesama kader NU pada malam rabu, 28 Januari 2020 di kediaman Ketua GP ANSOR SUMBERANYAR sahabat Taufiq.
Alhamdulillah, malam itu serasa rindu terbayar. Suasana yang sudah beberapa bulan hilang entah kemana. Akhirnya mampu kembali, kembali memberi semangat untuk kembali berkhidmat. Kembali mengabdi.
Mungkin banyak sekali uneg-uneg berserakan bahkan juga rindu. Akhirnya malam itu kembali ditata perlahan satu demi satu.
Malam itu tak banyak yang kami rembukkan, setelah beberapa sambutan lalu dibuka tanya jawab oleh sahabat Dhofir selaku moderator.
Ada beberapa poin penting yang perlu terus kita ingat bahkan wajib diingat, salah satunya ialah apa yang sahabat Afif sampaikan. Bahwa kita sebagai kader ANSOR yang berkhidmat di dalamnya adalah manusia pilihan, pilihan para muassis NU. Karena banyak diluar sana yang lebih pintar, lebih mampu namun tidak turut bergabung dalam GERAKAN PEMUDA ANSOR. Itu karna bukan mereka yang terpilih tapi kita, kitalah pilihan para muassis NU. Kita adalah pilihan Hadhrotussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, dipilih untuk satu jalan bersama beliau, dipilih agar dipermudah jalan menuju-Nya dengan jalan ANSOR. Begitu juga kita adalah pilihan KH. Abdul Wahab Hasbullah, dipilih untuk bergerak bersama, dalam satu komando untuk kemaslahatan ummat, lebih jauh lagi bergerak bersama satu jalan satu komando dalam mencapai rahmatan lil'alamin.
Ini adalah nikmat luar biasa yang patut kita syukuri sebagai Kader ANSOR. Sebagai bentuk rasa syukur kami, semoga ini menjadi titik balik pengabdian kami untuk kemaslahatan ummat dan islam yang rahmatan lil 'alamin sebagaimana yang baginda Rasul SAW cita-citakan, amiin.
Terpilihnya kami adalah titik balik pengabdian kami. Semoga istiqomah.
x





Semoga Istiqomah amin
BalasHapus