Kami ber-Ansor Banser, berkhidmad pada apa yang telah dicita-citakan Mbah Kyai Wahab Chasbullah di kecamatan yang jauh dari hiruk pikuk kota, kecamatan di ujung timur Kabupaten Situbondo, di lereng Gunung Baluran, Kecamatan Banyuputih.
Kami berkhidmad dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang bervariasi, dari putra Kyai sampai pada sahabat-sahabat pemuda “nakal” bertato dengan Piercing dimana-mana, tidak masalah bagi kami, toh mereka adalah ladang dakwah kami. Anggota kami bermacam latar pendidikan dan profesi, tak tamat SD, PNS, dan kebanyakan pekerja buruh tani harian.
Tak gampang menjalankan motor organisasi non profit dengan latar belakang ekonomi dan sosial yang berbeda, rata-rata kami adalah golongan bukan orang mampu, dengan upah harian yang tak bisa dibilang besar, belum lagi keberagaman Religi yang dianut masyarakat Kecamatan Banyuputih, semua pemeluk Agama ada disini, toleransi adalah kata yang harus kami pahamkan betul pada sahabat-sahabat anggota kami, kami ingin tetap pada cita-cita Islam yang Rohmatan lil alamien.
Kegiatan kami sederhana, sangat sederhana bahkan, kami Ansor Banser hanya melakukan kegiatan yang kami harap bisa menjadi inspirasi bagi siapapun di kecamatan kami untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama, cinta NKRI dan bagaimana tradisi amaliyah NU tetap terjaga dengan baik, dan satu lagi, muru`ah para kyai NU kami terus kami jaga.
Kami mengadakan rutinan pembacaan Tahlil dan Raatib al haddad setiap selesai sholat Jum`at di Masjid-masjid desa, dengan berkeliling bergantian setiap minggunya, kami hanya ingin Istiqomah menjaga amaliyah tradisi NU dan juga ingin memastikan Masjid-masjid di desa kami Steril dari paham-paham radikalisme yang sering “mampir” melalui kedok jamaah tabligh dan sebagainya. Rombongan bersepeda motor menikmati jalanan desa yg rindang, menikmati suguhan kopi dan gorengan dari takmir Masjid, adalah indah bagi kami walaupun sederhana.
Kami mengadakan bakti sosial setiap bulan di desa-desa yang ada di kecamatan kami, bersama semua unsur lembaga Negara yang ada, baik TNI, POLRI dan perangkat desa setempat, karang taruna, pemuda Gereja, dan organisasi kepemudaan lain. Kami ingin menjadi motor kecil untuk memupuk rasa kebersamaan di desa, rasa kerukunan dan toleransi, membersihkan area pemakaman umum, jalan desa, rumah ibadah, dan disudahi dengan makan nasi bungkus bersama, kami mencoba menenun kain kebangsaan dengan cara “ndeso” kami.
Kami tak lelah “Ngopeni” pemuda desa yang terjerumus pada pergaulan “salah”, bagi kami, kami tak ingin menjadi “Baik dan benar” sendiri, mereka adalah saudara kami yang hanya salah teman dan pergaulan, kami harus diterima oleh mereka, tak jarang pengorbanan waktu dan Finansial kami keluarkan untuk mengayomi mereka, ngopi, bakar ikan dan makan bersama, tak lain hanya karena keinginan kami kelak mereka secara pelan-pelan bersama kami berjuang dan berkhidmad di Ansor dan Banser.
Banyak kegiatan yang kami laksanakan “Ala” desa, tujuannya tetap satu, kami ingin berkhidmad dan berjuang meneruskan cita-cita Mbah Kyai para pendiri NU dan GP ANSOR, kami percaya dan sangat yakin dengan barokah beiau-beliau semua, semua kemudahan hidup, kesehatan, anak istri yang menyenangkan, kami yakin adalah barokah para Kyai semua, dan kami sangat yakin itu. Kemudahan dalam berjuang dan berkhidmad, bukan hasil dari bagaimana kepintaran kami menjalankan oranisasi, bukan dari banyaknya uang yang kami punya, tak lain adalah karena Rahiim-Nya, Syafa`at Rosul dan barokah para Kyai.
Kerikil yang menghambat roda organisasi kami pasti ada, sama seperti kehidupan yang kita jalani saat ini, namun, kebersamaan, rasa bersaudara dan barokah para Kyai yang selalu kami harap menjadi tali pengikat agar kami selalu loyal dan bersemangat berjuang, kami sering makan bersama, ngopi bersama, tak jarang kami berangkat mencari rumput untuk pakan ternak kami bersama, ini yang meguatkan ikatan kami, dan semoga, ini tetap sampai kelak kami tak bisa lagi berjuang d Ansor dan Banser. Amien…
Kami hanya anggota Ansor “Ndeso”, namun kami harap cerita sederhana ini bisa menjadi setetes inspirasi bagi sahabat-sahabat Ansor Banser di luar sana, mari bersama berjuang sahabat,
Afif Fuad Saidi
Waka PAC GP ANSOR KEC Banyuputih Kab Situbondo





Mantap...
BalasHapusLanjutkan...
Tetap semangat.
NKRI harga mati.
Siap komandan
Hapus